dua hati jadi satu ..
pernyataan yang sebelumnya tabu menjadi biasa
sesuatu yang sebelumnya tak dipercaya..
kini menjadi nyata..
CINTA.. dia lah yang membawa perbedaan itu..
awalnya tak ada rasa, hanya loncatan pikiran2 yang tak terdengar..
awalnya .. bukan sesuatu yang disadari..
hanya nyaman dan senang yang mengiringi..
tapi WAKTU...dia yang mengambil peran..
waktu membiarkan dua hati, dua kepala, dua ego..
bersatu, menyatu dan menyatakan diri dalam cinta..
tak ingin pisah, ingin selamanya ada, ingin kekal..
walau tak mungkin, walau tak mudah..
walau tahu akan ada kata pisah...
tapi cinta telah terucap, nekat pula untuk berjanji..
nekat untuk berjuang, nekat untuk melawan..
TAKDIR... sesuatu yang tak bisa dilawan...
takdir yang mempertemukan..
takdir yang menyatukan...
takdir yang membawa rasa itu..
membawa kenangan manis, menemani suka cita.. BERSAMA..
tapi dia juga yang membawa masalah...
dia juga yang menentang kita...
dia yang membuat kita berbeda arah..
dia lah yang memisahkan..
semua di bawa oleh takdir, itu yang mereka katakan...
ini semua sudah suratan -Nya
tapi aku dan dia, apa peran kami???
peran KITA???
"kita"kata saat masih berdua...
apa kita tak pernah salah...
bukan kah kita yang bertengkar..
bukan kah kita yang tak bisa memahami, mentolerir...
bukan kah kita yang BERBEDA...
bukan kah kita yang memilih...
apa setelah semua itu, ini masih salah takdir???
bukan kah dia hanya melihat. berusaha mengawal kita dijalannya..
tidak mengatakan apa2 sebelum semua terjadi..
tidak juga berkata saat semua muncul...
tidak juga berkata saat kita memilih berpisah...
apa ini masih salah takdir????
biar dia yang menjawab..
kali ini aku akan hanya diam..
hanya akan menutup mata..
membiarkan takdir membawa ku...
aku akan mendengarkannya..
akan mengikutinya..
kali ini biar dia yang memilihkan...
biar seperti ini dulu..
sejumlah kisah sehari-hari dengan tawa tanpa henti. memetik makna dari sepenggal peristiwa, manis walau kadang membawa tangis.
Selasa, 23 Oktober 2012
Kamis, 18 Oktober 2012
Journey to the west: The Two Towel
sosok yang mingkin menurut semua orang dekat atau identik dengan sihir adalah nenek sihir. walaupun sekarang sudah mulai bergeser ke sekolah sihir, harry potter, atau hermione atau apa punyang ada di film fenomenal Harry Potter. seperti itu juga yang terjadi dengan nenek saya sosoknya mulai terganti oleh paman atau tante saya, semua terjadi karena jumlah THR yang diberikan sekarang sudah hampir sama. hehehe....
perkembangan teknologi juga mendukung pergeseran sosok nenek ini. bayangkan saja awalnya saya harus selalu pulang kampung kalo pengen dapet THR, tapi sekarang karena paman dan tante saya sudah mengenal yang namanya ATM, saya jadi bisa minta THR kapan saja. mungkin lebih cocok kalo disebut sebagai Pemberi Kesejahteraan Mahasiswa (PKM).
saat pertama bertemu dengan nenek bulan ini, saya langsung memeluk dan mengatakan "nenek Jakarta keras, harga-harga mahal, macet, banjir, kumuh ...MARI BENAHI JAKARTA" *nenek saya bukan gubernur, dan dia ga make kemeja kotak-kotak.... yang pasti saya langsung mengadu soal saya sering kesulitan di jakarta. ini menjadi senjata andalan saya supaya mendapat THR yang gede hehehe. selalu di tutup dengan "nenek saya belum punya ongkos pulang" dan dijawab dengan "emang ongkosnya berapa???" itu adalah kata-kata penyemangat dari nenek. setiap saya merasa lelah dan kempes *dompet... nenek selalu bertanya "masih ada uang kau?". setap kali mendengarnya saya selalu merasa hidup kembali....
saat sampai dirumah nenek, pertikaian antara sodara selalu terjadi. terutama mengenai tranparansi keuangan dan THR-Berkeadilan... hehehe. pertama sampai aja udah langsung ribut, ini diawali dengan perintah komandan tertinggi *dibaca BOKAP untuk segera mandi. kami langsung bersiap mandi. masalahnya kamar mandi hanya empat sedangkan banyak orang yang sedang pulang ke rumah nenek. alhasil kami berantem mulai dari rebutan kamar mandi sampai rebutan gebetan *ini g terjadi. masalah makin akut, terjadi ketidak seimbangan antara sumber daya pengering badan (handuk) dengan jumlah manusia. biasa lah masalah rutin orang berpergian, ada aja yang ketinggalan... tapi selalu aja ga lupa buat bawa masalah #heran saya....
nah giliran mandi saya yang pertama, soalnya saya ga lupa bawa handuk..... terus disaat yang bersamaan kakak kedua saya juga mandi, sama alasannya dia ga lupa bawa handuk... masalah terjadi klo saya dah keluar/ selese mandi. karna handuk cuma dua terpaksa adek2 saya dan kakak pertama (ga patut di contoh,*lupa bawa handuk juga) minjem handuk kami..... males banget klo habis mandi di pake mereka, tar tuh handuk jadi ga kering, terus jamuran, yang make ikut jamuran, terus saya kena jamur, terus di jauhi banyak gadis, terkena kanker kulit gara2 jamuran, terus mati muda... TIIIIIIIDDDDDDDAAAAAAAAAKKKKKKKKK.. ga lucu banget kalo masuk koran dengan judul gini.
" seorang mahasiswa universitas ternama di depok ditemukan mati mengenaskan, mati karena panu akut diseluruh tubuh" ga mecing banget gitu...
akhirnya terjadi lah perdebatan alot... soalnya kakak saya ga mau ke warung beli handuk.... katanya capek seharian nyetir... trus adek2 saya juga gitu... semua kekeh pada pandangan masing2... akhirnya muncul lah ide untuk membagi handuk yang cuma dua untuk berlima.... kakak aku dan adek terakhir ma aku, adek ke4 ma kakak kedua #KOK KAYAK CERITA SILAT YAH "baik kakak pertama, oke adik ketiga" hahahaha
karena merasa diberatkan saya menolak.... masak handuk saya bertiga, apalagi kakak pertama badannya cukup besar, jadi jelas handuk makin basah, karena makin banyak area yang di lap.... akhirnya saya bilang kalo saya cuma mau berbagi dengan adik terakhir, alasannya :
1. badannya kecil.. jadi tuh handuk ga bakal basah2 amat...
2. dia bakal nurut ma saya soalnya udah memberikan tabungan kebaikan kedia yang bisa di balas kalo saya minta.. hihihi
3. berkaitan dengan duit THR, biasanya penerima uang THR adalah adik kecil, soalnya kata tante dan om.... dia masih lucu, jadi enak diliat mukanya pas dikasih duit.. senengnya bikin teduh... klo kakak nya dah ketuaan, udah banyak makan asam garam kehidupan, jadi klo nerima THR tuh mukanya "ga bisa tambah lagi tante, banyak kebutuhan nih.... nah dengan begitu mandekati adik kecil akan mendapatkan keuntungan melimpah.... dengan bermodal skill teater, tinggal pasang muka melas terus bilang "kakak kan kuliah nya jauh.. di depok, jadi uangnya di bagi kekakak lebih gede yah.... soalnya di depok barang lebih mahal daripada di makassar." dan uang yang dibagi persenannya bakal lebih gede #begitulah trik yang terpikir.
tentu ide yang saya ungkapkan tidak disambut baik... tapi seperti pamerintah dan oposisi... saya dan koalisi berusaha untuk melawan partai oposisi, kalo diikutin ga ada abisnya... hehehe namun ternyata fakta berkata lain... untung tak bisa diraih, malang tak bisa dibendung.....uang yang seharusnya melewati tangan adik kecil, malah berakhir di tangan kakak pertama.
kebayang dong gimana riwehnya!!!!!!! semua rencana berantakan...
begini kronologinya....
koalisi terbentuk,,, penolakan terjadi..
semua tetep kekeh....
lebran terjadi...
tante ngasih duit kakak....
terus saya minta bagian paling gede, wajar berdasarkan kebutuhan...
kakak merasa sakit hati karena ditolak berkoalisi...
dia berkata "ga ada gede2an... semua rata, lo yang paling kecil... soalnya paling pelit"
adik kecil bilang " saya ga ikutan.. itu maren idenya dia" ...
dasar oportunis... giliran kalah malah melawan... SIIIIIAAAAALLLLLLL
itu lah akhir dari pertikaian ... karena besoknya saya pulang ke makassar ma kakak kedua, yang lain ke kandari... hehehe
perkembangan teknologi juga mendukung pergeseran sosok nenek ini. bayangkan saja awalnya saya harus selalu pulang kampung kalo pengen dapet THR, tapi sekarang karena paman dan tante saya sudah mengenal yang namanya ATM, saya jadi bisa minta THR kapan saja. mungkin lebih cocok kalo disebut sebagai Pemberi Kesejahteraan Mahasiswa (PKM).
saat pertama bertemu dengan nenek bulan ini, saya langsung memeluk dan mengatakan "nenek Jakarta keras, harga-harga mahal, macet, banjir, kumuh ...MARI BENAHI JAKARTA" *nenek saya bukan gubernur, dan dia ga make kemeja kotak-kotak.... yang pasti saya langsung mengadu soal saya sering kesulitan di jakarta. ini menjadi senjata andalan saya supaya mendapat THR yang gede hehehe. selalu di tutup dengan "nenek saya belum punya ongkos pulang" dan dijawab dengan "emang ongkosnya berapa???" itu adalah kata-kata penyemangat dari nenek. setiap saya merasa lelah dan kempes *dompet... nenek selalu bertanya "masih ada uang kau?". setap kali mendengarnya saya selalu merasa hidup kembali....
saat sampai dirumah nenek, pertikaian antara sodara selalu terjadi. terutama mengenai tranparansi keuangan dan THR-Berkeadilan... hehehe. pertama sampai aja udah langsung ribut, ini diawali dengan perintah komandan tertinggi *dibaca BOKAP untuk segera mandi. kami langsung bersiap mandi. masalahnya kamar mandi hanya empat sedangkan banyak orang yang sedang pulang ke rumah nenek. alhasil kami berantem mulai dari rebutan kamar mandi sampai rebutan gebetan *ini g terjadi. masalah makin akut, terjadi ketidak seimbangan antara sumber daya pengering badan (handuk) dengan jumlah manusia. biasa lah masalah rutin orang berpergian, ada aja yang ketinggalan... tapi selalu aja ga lupa buat bawa masalah #heran saya....
nah giliran mandi saya yang pertama, soalnya saya ga lupa bawa handuk..... terus disaat yang bersamaan kakak kedua saya juga mandi, sama alasannya dia ga lupa bawa handuk... masalah terjadi klo saya dah keluar/ selese mandi. karna handuk cuma dua terpaksa adek2 saya dan kakak pertama (ga patut di contoh,*lupa bawa handuk juga) minjem handuk kami..... males banget klo habis mandi di pake mereka, tar tuh handuk jadi ga kering, terus jamuran, yang make ikut jamuran, terus saya kena jamur, terus di jauhi banyak gadis, terkena kanker kulit gara2 jamuran, terus mati muda... TIIIIIIIDDDDDDDAAAAAAAAAKKKKKKKKK.. ga lucu banget kalo masuk koran dengan judul gini.
" seorang mahasiswa universitas ternama di depok ditemukan mati mengenaskan, mati karena panu akut diseluruh tubuh" ga mecing banget gitu...
akhirnya terjadi lah perdebatan alot... soalnya kakak saya ga mau ke warung beli handuk.... katanya capek seharian nyetir... trus adek2 saya juga gitu... semua kekeh pada pandangan masing2... akhirnya muncul lah ide untuk membagi handuk yang cuma dua untuk berlima.... kakak aku dan adek terakhir ma aku, adek ke4 ma kakak kedua #KOK KAYAK CERITA SILAT YAH "baik kakak pertama, oke adik ketiga" hahahaha
karena merasa diberatkan saya menolak.... masak handuk saya bertiga, apalagi kakak pertama badannya cukup besar, jadi jelas handuk makin basah, karena makin banyak area yang di lap.... akhirnya saya bilang kalo saya cuma mau berbagi dengan adik terakhir, alasannya :
1. badannya kecil.. jadi tuh handuk ga bakal basah2 amat...
2. dia bakal nurut ma saya soalnya udah memberikan tabungan kebaikan kedia yang bisa di balas kalo saya minta.. hihihi
3. berkaitan dengan duit THR, biasanya penerima uang THR adalah adik kecil, soalnya kata tante dan om.... dia masih lucu, jadi enak diliat mukanya pas dikasih duit.. senengnya bikin teduh... klo kakak nya dah ketuaan, udah banyak makan asam garam kehidupan, jadi klo nerima THR tuh mukanya "ga bisa tambah lagi tante, banyak kebutuhan nih.... nah dengan begitu mandekati adik kecil akan mendapatkan keuntungan melimpah.... dengan bermodal skill teater, tinggal pasang muka melas terus bilang "kakak kan kuliah nya jauh.. di depok, jadi uangnya di bagi kekakak lebih gede yah.... soalnya di depok barang lebih mahal daripada di makassar." dan uang yang dibagi persenannya bakal lebih gede #begitulah trik yang terpikir.
tentu ide yang saya ungkapkan tidak disambut baik... tapi seperti pamerintah dan oposisi... saya dan koalisi berusaha untuk melawan partai oposisi, kalo diikutin ga ada abisnya... hehehe namun ternyata fakta berkata lain... untung tak bisa diraih, malang tak bisa dibendung.....uang yang seharusnya melewati tangan adik kecil, malah berakhir di tangan kakak pertama.
kebayang dong gimana riwehnya!!!!!!! semua rencana berantakan...
begini kronologinya....
koalisi terbentuk,,, penolakan terjadi..
semua tetep kekeh....
lebran terjadi...
tante ngasih duit kakak....
terus saya minta bagian paling gede, wajar berdasarkan kebutuhan...
kakak merasa sakit hati karena ditolak berkoalisi...
dia berkata "ga ada gede2an... semua rata, lo yang paling kecil... soalnya paling pelit"
adik kecil bilang " saya ga ikutan.. itu maren idenya dia" ...
dasar oportunis... giliran kalah malah melawan... SIIIIIAAAAALLLLLLL
itu lah akhir dari pertikaian ... karena besoknya saya pulang ke makassar ma kakak kedua, yang lain ke kandari... hehehe
diantara pilihan
bimbang bukan pertanyaan
bimbang juga bukan jawaban...
bimbang bukan sikap...
apa lagi tindakan..
bimbang bukan masalah...
dan tidak menyelesaikan nya...
bimbang cuma situasi...
bimbang cuma perasaan..
muncul saat tidak ada pilihan...
ketika ada pilihan tapi tak bisa ditentukan...
saat yang lain menyerah...
dan hanya sendiri melawan semua....
bimbang tak berteman asa...
dia berteman takut ..
memupuk risau...
tidak membawa tekad...
tapi kita selalu bimbang...
selalu takut kalau akan sakit..
seandainya ada cara...
cuma bisa senyum saat bimbang...
cuma bisa ikhlas...
mampu berdiri padahal goyah...
tapi pasti ada akhir...
harus ada akhir...
atau terpaksa berakhir...
jadi tersenyum... dan siapkan untuk yang terburuk...
dan menangis lah... saat semua berakhir...
senang atau sedih, sambut dengan tangis...
karena habis itu akan ada yakin...
akan muncul berani, akan tumbuh tekad...
akan berjalan dengan mantap, walau terseok awalnya...
akan berdiri walau bersujud awalnya...
AKHIRI BIMBANG, dan semua akan terang...
bimbang juga bukan jawaban...
bimbang bukan sikap...
apa lagi tindakan..
bimbang bukan masalah...
dan tidak menyelesaikan nya...
bimbang cuma situasi...
bimbang cuma perasaan..
muncul saat tidak ada pilihan...
ketika ada pilihan tapi tak bisa ditentukan...
saat yang lain menyerah...
dan hanya sendiri melawan semua....
bimbang tak berteman asa...
dia berteman takut ..
memupuk risau...
tidak membawa tekad...
tapi kita selalu bimbang...
selalu takut kalau akan sakit..
seandainya ada cara...
cuma bisa senyum saat bimbang...
cuma bisa ikhlas...
mampu berdiri padahal goyah...
tapi pasti ada akhir...
harus ada akhir...
atau terpaksa berakhir...
jadi tersenyum... dan siapkan untuk yang terburuk...
dan menangis lah... saat semua berakhir...
senang atau sedih, sambut dengan tangis...
karena habis itu akan ada yakin...
akan muncul berani, akan tumbuh tekad...
akan berjalan dengan mantap, walau terseok awalnya...
akan berdiri walau bersujud awalnya...
AKHIRI BIMBANG, dan semua akan terang...
Minggu, 26 Agustus 2012
Journey to the West: at The way back country
perjalanan terus berlanjut untuk sampai ke tempat nenek saya. kali ini jalan sudah membaik dan perjalanan mendekati akhir. *NENEK AKU DATANG.... dah ga sabar ngeliat wajah keriput nenek. dan selalu memberi nasihat yang itu-itu aja. udah gitu bau balsem, terus selalu protes kalo badan nya kaku dan pegel-pegel. dasar nenek-nenek....
tapi itu bukan berarti saya ga suka nenek-nenek loh... Eeehhhh !!!!! emang ga suka nenek-nenek, saya sukanya ma perawan umur belasan, *uhhmmmm YUUUUUMMMIIIIIIIEEEEEE. apalagi yang montok n mulus....
Oookkkkeeee FOKUS... maksudnya saya suka nenek saya apa adanya, apalagi kalo ada THR nya.. hahahaha maklum nenek saya tergolong janda kece, kaya dan modis dengan warisan segudang, *emang nenek saya punya gudang hasil kebun.. hahaha
ok kembali ke topik awal, perjalanan berlanjut setelah melewati selangkangan sulawesi. ternyata kami tidak langsung ke tempat nenek, tapi mampir dulu ke tempatnya bokap lahir, tumbuh dan berkembang, hingga cukup besar untuk merantau ke tanah seberang.... nama kotanya Masamba, usut punya usut ternyata bokap sekampung dari artis terkenal yang main jadi cinta difilm AADC the series....*ga boleh sebut nama, takut salah tulis nama padahal... hahaha....
disana kami hanya tinggal sehari, soalnya klo lebih lama keburu lebaran....klo sampe lebaran, berarti THR dari nenek berkurang, klo sampe berkurang berarti kesejahteraan di kampus pun musnah, klo musnah bisa bisa perekonomian saya kedepannya juga berantakan, ini akan berimbas pada kesejahteraan anak cucu saya juga, dan itu berarti saya menyumbangkan kemunduran untuk bangsa indonesia gara-gara ga dapet sumbangan yang cukup dari nenek tersayang. *lebay abis.... tapi bener, klo sampe telat nanti jatah saya dah dibagi juga ke cucu-cucu nya yang lain.
demi menjaga kesejahteraan indonesia dimasa datang, demi menjaga kualitas masa depan penerus bangsa, dan demi kemajuan bangsa. maka dengan ini saya tetap kan kami harus sampai ke tempat nenek sebelum lebaran. (titik)... dan semua setuju, HAHAHAHA...
oh iya, sebelum berangkat kami tetap ziarah kubur ke makam nenek dari bokap. saya juga sayang ma nenek dari bokap, walaupun sudah meninggal saya tetap sayang. *terbukti saya ga matre, saya bukan orang yang pamrih. sebelum berangkat ke kuburan, bokap nanya "siapa yang ga mo ikut????" dan beberapa menjawab "saya"....termasuk saya.. hehehe alesannya, takut sendal jadi kotor karena nginjak lumpur.... tapi bokap langsung ngasih ultimatum "SIAPA YANG GA IKUT, DIHAPUS DARI WARISAN". oke itu saya takut....saya langsung menjawab "tadi maksudnya saya ikut, KALIAN GIMANA SIH GA BERBAKTI AMAT MA NENEK. CUCU MACEM APA KALIAN GA ADA THR GA MAU ZIARAH... MEMALUKAN". keren kan saya... hahahhaha dan kakak saya berkata " yang pertama jawab ga ikut LO NYET "..... saya membalas "salah denger kali, saya bilang, SAYA (dengan lantang) ikut (dengan nada rendah) tapi dibarengi kalian jawab jadi ga kedengeran ikutnya" dan dijawab oleh ade saya "ngeles aja lo"..... hahaha
ok pokoknya intinya kami semua berangkat ziarah kubur ke tempat nenek istirahat dengan tenang dan yang lain ga tenang lama-lama ditempat itu *saya tidak termasuk, PERCAYALAH... disana kami berdoa agar nenek kami dijauhkan dari siksa kubur, dihapuskan dosanya, dan diberi syafaat di akhirat nanti. serta dipertemukan kembali di surganya Allah SWT dan dipertemukan dengan Baginda Rassulullah Muhammad SAW. *keren kan doanya mantep bener deh kalo jadi cucu yang berbakti.
sebenarnya yang baca doa bokap, kami cuma bilang amin... hehehe
setelah ziarah kubur kami langsung ke tempat nenek, cuma mampir dirumah sodara yang dilewati pas ke tempat nenek. kami singgah cuma sebentar ga nyampe satu jam, yang penting ada THR.. hehehe.... kami takut kalo kelamaan nanti nyampe tempat neneknya lewat maghrib.
selama perjalanan kami hanya berhenti untuk hal2 yang penting, soalnya keluarga saya tergolong orang-orang yang fokus dan lurus *kecuali pas nyetir, soalnya emang harus belok cuy...
pemberhentian pertama isi bensin di Pom sekalian pipis atau pup.
pemberhentian kedua rumah sodara
pemberhentian ketiga Mesjid, mo shalat dzuhur ma ashar di jamak.
pemberhentian keempat rumah sodara lagi. (sampe sini masih bener)
pemberhentian kelima tempat jualan duren, soalnya lagi banyak duren.
pemberhentian keenam rumah sodara lagi.
pemberhentian ketujuh sentra oleh-oleh di kota yang dilewati, ini penting soalnya klo kesana cuma numpang lewat padahal banyak makanan enaknya.
pemberhentian ke delapan istirahat dulu, yang nyupir capek dan ngantuk, daripada kecelakaan. kalo buat saya foto-foto soalnya dipinggir sawah.
pemberhentian kesembilan buat foto-foto pemandangan nya bagus soalnya, tebing dipinggir laut. kata orang setempat ini area yang paling bagus buat putus bagi pasangan muda mudi. "bingung kenapa? saya juga..." dan jawabannya adalah , jadi klo ga rela ngeliat pasangan jadi milik orang lain tinggal pilih sapa yang dijorokin ke tebing, saya akan memaparkan siapa yang jatuh kejurang dan alasannya.
kisah berlanjut ke Journey to the west: the two towel
tapi itu bukan berarti saya ga suka nenek-nenek loh... Eeehhhh !!!!! emang ga suka nenek-nenek, saya sukanya ma perawan umur belasan, *uhhmmmm YUUUUUMMMIIIIIIIEEEEEE. apalagi yang montok n mulus....
Oookkkkeeee FOKUS... maksudnya saya suka nenek saya apa adanya, apalagi kalo ada THR nya.. hahahaha maklum nenek saya tergolong janda kece, kaya dan modis dengan warisan segudang, *emang nenek saya punya gudang hasil kebun.. hahaha
ok kembali ke topik awal, perjalanan berlanjut setelah melewati selangkangan sulawesi. ternyata kami tidak langsung ke tempat nenek, tapi mampir dulu ke tempatnya bokap lahir, tumbuh dan berkembang, hingga cukup besar untuk merantau ke tanah seberang.... nama kotanya Masamba, usut punya usut ternyata bokap sekampung dari artis terkenal yang main jadi cinta difilm AADC the series....*ga boleh sebut nama, takut salah tulis nama padahal... hahaha....
disana kami hanya tinggal sehari, soalnya klo lebih lama keburu lebaran....klo sampe lebaran, berarti THR dari nenek berkurang, klo sampe berkurang berarti kesejahteraan di kampus pun musnah, klo musnah bisa bisa perekonomian saya kedepannya juga berantakan, ini akan berimbas pada kesejahteraan anak cucu saya juga, dan itu berarti saya menyumbangkan kemunduran untuk bangsa indonesia gara-gara ga dapet sumbangan yang cukup dari nenek tersayang. *lebay abis.... tapi bener, klo sampe telat nanti jatah saya dah dibagi juga ke cucu-cucu nya yang lain.
demi menjaga kesejahteraan indonesia dimasa datang, demi menjaga kualitas masa depan penerus bangsa, dan demi kemajuan bangsa. maka dengan ini saya tetap kan kami harus sampai ke tempat nenek sebelum lebaran. (titik)... dan semua setuju, HAHAHAHA...
oh iya, sebelum berangkat kami tetap ziarah kubur ke makam nenek dari bokap. saya juga sayang ma nenek dari bokap, walaupun sudah meninggal saya tetap sayang. *terbukti saya ga matre, saya bukan orang yang pamrih. sebelum berangkat ke kuburan, bokap nanya "siapa yang ga mo ikut????" dan beberapa menjawab "saya"....termasuk saya.. hehehe alesannya, takut sendal jadi kotor karena nginjak lumpur.... tapi bokap langsung ngasih ultimatum "SIAPA YANG GA IKUT, DIHAPUS DARI WARISAN". oke itu saya takut....saya langsung menjawab "tadi maksudnya saya ikut, KALIAN GIMANA SIH GA BERBAKTI AMAT MA NENEK. CUCU MACEM APA KALIAN GA ADA THR GA MAU ZIARAH... MEMALUKAN". keren kan saya... hahahhaha dan kakak saya berkata " yang pertama jawab ga ikut LO NYET "..... saya membalas "salah denger kali, saya bilang, SAYA (dengan lantang) ikut (dengan nada rendah) tapi dibarengi kalian jawab jadi ga kedengeran ikutnya" dan dijawab oleh ade saya "ngeles aja lo"..... hahaha
ok pokoknya intinya kami semua berangkat ziarah kubur ke tempat nenek istirahat dengan tenang dan yang lain ga tenang lama-lama ditempat itu *saya tidak termasuk, PERCAYALAH... disana kami berdoa agar nenek kami dijauhkan dari siksa kubur, dihapuskan dosanya, dan diberi syafaat di akhirat nanti. serta dipertemukan kembali di surganya Allah SWT dan dipertemukan dengan Baginda Rassulullah Muhammad SAW. *keren kan doanya mantep bener deh kalo jadi cucu yang berbakti.
sebenarnya yang baca doa bokap, kami cuma bilang amin... hehehe
setelah ziarah kubur kami langsung ke tempat nenek, cuma mampir dirumah sodara yang dilewati pas ke tempat nenek. kami singgah cuma sebentar ga nyampe satu jam, yang penting ada THR.. hehehe.... kami takut kalo kelamaan nanti nyampe tempat neneknya lewat maghrib.
selama perjalanan kami hanya berhenti untuk hal2 yang penting, soalnya keluarga saya tergolong orang-orang yang fokus dan lurus *kecuali pas nyetir, soalnya emang harus belok cuy...
pemberhentian pertama isi bensin di Pom sekalian pipis atau pup.
pemberhentian kedua rumah sodara
pemberhentian ketiga Mesjid, mo shalat dzuhur ma ashar di jamak.
pemberhentian keempat rumah sodara lagi. (sampe sini masih bener)
pemberhentian kelima tempat jualan duren, soalnya lagi banyak duren.
pemberhentian keenam rumah sodara lagi.
pemberhentian ketujuh sentra oleh-oleh di kota yang dilewati, ini penting soalnya klo kesana cuma numpang lewat padahal banyak makanan enaknya.
pemberhentian ke delapan istirahat dulu, yang nyupir capek dan ngantuk, daripada kecelakaan. kalo buat saya foto-foto soalnya dipinggir sawah.
pemberhentian kesembilan buat foto-foto pemandangan nya bagus soalnya, tebing dipinggir laut. kata orang setempat ini area yang paling bagus buat putus bagi pasangan muda mudi. "bingung kenapa? saya juga..." dan jawabannya adalah , jadi klo ga rela ngeliat pasangan jadi milik orang lain tinggal pilih sapa yang dijorokin ke tebing, saya akan memaparkan siapa yang jatuh kejurang dan alasannya.
- mo pasangan yang dijorokin terus ikut lompat (bagi yang ga rela pasangannya diambil orang, dan ingin terus bersama sampai di akhirat. padahal mah kalo ketemu pas di akhirat pasti berantem, terus diaduin ke Allah SWT. *mang enak, resek sih pake jorokin)
- jorokin pasangan terus pulang dan pura-pura ga terjadi apa-apa (bagi mereka yang dikecewakan karena pacarnya pengen jujur kalo udah punya kekasih lain. karena ga terima akhirnya si pasangan dicemplungin ke laut. *kok kayak koran lampu hijau yah.)
- jorokin pasangan terus teriak "sayang !!!!!" (ini bagi yang ga rela tapi takut, terus akhirnya khilaf jorokin pasangan pas lagi berantem. biasanya teriak sayangnya itu ada modus, pertama biar disangka kecelakaan, kedua biar keliatan menyesal kalo masuk ke pengadilan, ketiga nunggu jawaban, klo ga jawab berarti aman *fiks mati. klo jawab "KAMPRET LO" berarti masalah besar, biasanya klo masih di jawab nanti ditimpuk lagi pake batu besar biar koit sekalian).
- lompat pas lagi berantem (ini buat yang ga bisa terima diputusin, terus pengen pasangannya disalahin gara-gara dia lompat. ini tipe orang yang hidupnya selain pacarnya ga ada yang sukses. aslinya sih mang pengen bunuh diri dari lama, cuma ga ada momen yang ok ajah)
- terakhir lompat bersama sambil pegangan tangan ma pasangannya ( tipe ini adalah romeo dan juliet abad 21, mereka kebanyakan punya background standar kisah cinta, orang tua ga setuju karena dari dulu ada dendam pribadi dengan keluarga pasangannya. trus suatu kejadian dimana kakak si cewek ngebunuh sahabat si cowok. trus si cowok balas dendam, dan akhirnya satu kota nyari cowok tersebut untuk menuntut keadilan. si cowok ditempat persembunyiannya nulis surat buat si cewek, tapi balesan dari cewek telat nyampe. si cewek minum racun trus pingsan tapi disangka mati ma cowok. trus cwoknya juga minum racun, teus si cewk bangun dan mendapati cowoknya mati meminum racun. akhirnya si cewek bunuh diri pake pisau dari si cowok. TAMAT. ok itu cerita romeo dan juliet , bukan julio yah..... ingat bukan julio... cuma mo ngingetin aja soalnya ceritanya bagus. pokoknya intinya, mereka ingin mati bersama supaya tidak dipisahkan orang tua. ini tipe paling berbahaya, soalnya begitu masuk neraka mereka bakal berantem saling nyalahin soalnya ga terima masuk neraka. terus mereka akan ngadu ke Allah SWT siapa yang ngasih ide duluan supaya pasangannya lebih lama dinerakanya. batal deh hidup bersama hingga alam akhirat).
kisah berlanjut ke Journey to the west: the two towel
Jumat, 24 Agustus 2012
Journey to the west : INI JALAN YANG KAU PILIH
mari berkenalan, saya adalah mahasiwa yang baru mencoba blog, jadi maaf yah klo banyak salah dan ga cool... tapi disini saya mencoba menghibur anda ( kok kayak dangdut yah !!!!!! whatever). *whatever artinya terserah bagi yang ga tahu... ok untuk mempersingkat siksaan mata anda.
begini mumpung saya dalam perjalanan pulang ke depok yang rame dan disini sepi. *kata disini merujuk pada kota Makassar, mumpung lagi pulang kampung. waktunya untuk mencoba membuat satu postingan ... hahahaha (keliatan yah amatir nya, so what *artinya jadi apa prok prok prok .. hahaha)
SEKALI LAGI FOKUS....
saat ini saya lagi pulang kampung *nah ini baru pendahuluan hohoho. lebih tepatnya sedang berjalan-jalan kembali ke kota dimana saya lahir. kota Kendari itu namanya, setelah puas jalan-jalan di kota asal saya (KENDARI), saya dan keluarga akhirnya bisa berangkat ke tempat nenek dari ibu saya soalnya dari bapak dah pada ditimbun semua alias wafat. sebagai info tambahan bagi yang paham peta sulawesi, Kendari kan adanya di kaki kiri sulawesi dan kota Makassar ada di kaki kanan. nah pilihanya mo nyebrang lewat bawah selangkangan sulawesi *kok ga enak yah nulisnya. atau pilihan kedua benar-benar menyusuri selangkangan sulawesi lewat darat *nih lebih kacau lagi hehehe... bokap memutuskan untuk melewati selangkangan dengan jalan darat ajah, berarti mobil akan penuh dengan orang dan barang selama 2 hari. kalian harus nyoba rasanya, gila abis....
selama di jalan banyak terjadi, mulai dari hal-hal manis sampai yang pahit asem pula. mulai dari makan permen ampe makan angin *pada masuk angin trus terjadi lomba kentut di dalam mobil, bayangkan siksaannya. tapi ga papa soalnya selama perjalanan banyak obyek wisata yang keren jadi yah bisa dinikmati. masalahnya seperti jakarta yang ga bisa ngatasin banjir, kayaknya semua pemda ga bisa ngatasin masalah pembangunan jalan buat mudik. soalnya klo saya liat diberita semua tempat kayaknya lagi perbaikan jalan ajah..... nah ini lah siksaan yang amat dasyhat *lebay.... tapi serius, biar lo biasa dugem dan joget tapi jalanan rusak tuh tetep nyiksa, gimana ga coba... mulai dari mobilnya jadi goyang-goyang ga karu-karuan, terus orang yang didalem juga pada goyang ga karu-karuan trus ngomel ga karu-karuan. terakhir puncak dari segala petaka !!!! perut ke kocok ga karu-karuan *karu-karuan toh opo meneh .....bisa muntah ga karu-karuan ( isi nya ga jelas terus nyembur kemana).. *HUEK !!!!!....
nah itu tadi pendahuluan aja.. hehehe. panjang dan ga jelas * biarin yang penting nulis (gaya iklan permen m***z ). sekarang baru mulai, dah siap digoyang???? mana suaranya??? hohoho
seperti yang saya bilang tadi perjalanan berbahaya kalo perut dah masuk angin terus dikocok -kocok kayak soda. kalo soda sih enak yang keluar cuma busa, kalo perut yang dikocok yang keluar bisa bikin orang ngomel ampe berbusa.
yang namanya perjalanan pasti ada enak dan ga enaknya, enak kalo ngantuk ada yang disenderin, klo dingin ada yang pelukin, kalo makan ada yang bantu nyuapin, kalo pipis ada yang pegangin *loh... ini ga boleh. paling mantap pas nyampe rest area udah kelar makan ada yang bayarin. nikmat bener tuh perjalanan.
namun semua berubah saat negara api menyerang. ga mungkin !!!!! di Indonesia ga ada negara api yang ada negara sastrosumitro bin sumirno.... tapi beneran semua berubah begitu masuk jalanan rusak, awalnya sih enak kayak tempat dugem pada joget semua, mulai pada kekiri kekanan ke atas dan segala arah yang memungkinkan selama sebelah kita ga teriak *woy awas pala gua, pala gua mana??? pala gua mana tadi masih ada, jatuh kemana pala gua. ini naik mobil ma orang apa boneka hokben.
begitu guncangan dah ga bisa dikendalikan lagi, ibarat pisau bermata dua tadi nya kita nikmatin ternyata balik nyiksa kita. siksaan pertama datang dari orang-orang yang menahan kentut, ingat kasus adu kentut diatas, tadinya udah berhenti gara-gara diultimatum ma nyokap. katanya yang kentut harus bilang biar kaca dibuka, yang ga bilang didoain pantatnya kotak kayak sponge bob. semua ingat cerita maling kundang yang akhirnya jadi batu gara-gara didoain ma ibunya. takut itu juga terjadi diantara sodara-sodara saya, semua memutuskan menahan kentut.
tapi jalanan rusak menghancurkan keteguhan kami menahan kentut. satu persatu gas terlepas, membuat suara yang merdu dalam mobil, seperti orkestra perkusi. masalahnya efek sampingnya yang berat, pas mulai terjadi adu kentut yang sengit mulai deh tuh tercium aroma yang paling ditakuti. akhirnya nyokap teriak buat buka jendela, semua nurut buka jendela. tapi gara jalan rusak banyak debu yang masuk ke mobil. gantian kakak saya yang lagi jadi supir yang teriak tutup jendela biar ga masuk debu, semua nurut. trus bokap bilang nyalain ac tapi pada tutup idung semua biar ga keracunan belerang... hehehehe
Saya ga mau kalah, *pikir...pikir...pikir, mau teriak apa yah????? biar semua pada nurut. menurut saya ini waktunya menunjukan kejantanan, menunjukan bahwa saya adalah pria dewasa yang bermartabat dan matang. akhirnya saya dapat ide, saya siap-siap mengangkat dada tanda kalau saya adalah pejantan terbaik di dalam mobil. akhirnya dengan satu tarikan nafas lewat mulut *takut nyium bau kentut. saya teriak, mengeluarkan perintah yang tak mungkin ditolak, perintah dari pemimpin sejati, ketua yang segani, pejantan penguasa. dengan lantang saya teriak * SEMUANYA !!!!!! HIRUP CEPAT-CEPAT BIAR ABIS.... semua tenaga yang saya kerahkan membuat saya lemas, tapi saya bahagia. sekarang saya akan dikenali sebagai pria dewasa yang matang, sosok pemimpin yang disegani, panutan bagi semua pejantan.
tapi semua berakhir berbeda, sambutan yang harapkan tak kunjung datang. perintah saya tidak dihirau kan, semua malah menoleh dan menatap saya dengan tatapan aneh. apa salah saya... semua tidak adil masa hanya saya yang tidak didengarkan, mana empathi mana toleransi.... gua diteriakin balik. *BEGO LO, itu dari kakak saya. *LO AJA SENDIRI itu bahkan dari ade saya. yang paling pahit nyokap bilang *KAMU INI MO JADI SULE YAH, NGELAWAK MULU. semuanya diakhiri dengan tawa dari semua orang. *HAHAHA DASAR BEGO..... hanya itu kata yang sanggup saya tulis. selebihnya terlalu sakit untuk diungkapkan. hancur sudah reputasi yang saya bangun. hancur sudah hapan akan masa jaya yang ingin saya toreh.... hancur semua impian menjadi pejantan paling disegani seantero mobil.
tapi ini belum berakhir saya akan tetap berusaha...
Langganan:
Komentar (Atom)